Satu menu terbaru di industri “sex-tainment” yang menawarkan inovasi dan sensasi yang sungguh berbeda. Bentuknya? Menikmati layanan kemanjaan “full body contact” di dalam kamar bernuansa gerbong kereta api bersama gadis cantik nan seksi dengan dandanan ala pramugari. Hmmm….ada-ada saja!
Setiap orang pasti punya fantasi seks. Yang namanya fantasi, biasanya cenderung liar dan di luar batas kewajaran. Ya, sebebas otak berimajinasi gitu deh. Dalam pemahaman yang lebih luas, fantasi seksual itu adalah hal yang sangat menggoda bahkan banyak orang yang sengaja menciptakan fantasi demi memuaskan kebutuhan seks mereka.
Dalam praktiknya di industri seks yang notabene berlaku hukum jual-beli, fantasi seks ditempatkan sebagai satu hal yang vital . Karena disinilah magnet untuk menarik tamu sebanyak-banyaknya. Tak heran, kalan menu-menu seks yang tersaji di industri seks, selalu menampilkan sesuatu dan tantangan yang baru. Sederhananya, di industri seks, semua orang bisa “membeli” fantasi seks. Tak perlu repot dan pusing lagi berkutat dalam fantasi tapi langsung “reality” nya.
Kamar fantasi misalnya, kini jadi salah satu menu fantasi seks yang ditawarkan oleh salah satu hotel yang punya fasilitas spa dan sauna di Jakarta. Tidak tanggung-tanggung, kamar fantasi-nya pun terdiri dari beberapa macam tema. Istilah populernya : kamar tematik. Salah satu kamar tematik yang sedang jadi “hot-issue” di kalangan laki-laki petualang malam adalah gerbong kereta. Nah lho! Menu yang satu ini, memang fresh dan baru satu-satunya ada di Jakarta. Sekali lagi, ini bukan kamar fantasi yang ada dalam alam imajinasi, tapi bentuk dan wujudnya sudah jadi “reality”.…..(Selengkapnya, baca di X2 Magazine Edisi Juli 2009)
Sunday, June 28, 2009
Monday, May 25, 2009
Moammar Emka wants to keep up with you on Twitter
Moammar Emka wants to keep up with you on TwitterTo find out more about Twitter visit http://twitter.com/i/884eb60e2ab1406e9578b640efe4b3ae969fcfba Thanks, About TwitterTwitter is a unique approach to communication and networking based on the simple concept of status. What are you doing? What are your friends doing—right now? With Twitter, you may answer this question over SMS or the Web and the responses are shared between contacts.
This message was sent by a Twitter user who entered your email address. If you'd prefer not to receive emails when other people invite you to Twitter you can opt-out |
Wednesday, March 25, 2009
'TUMPANG TINDIH' Bareng Emka di Vintage-X2

Ditulis Oleh Newsroom-GagasMedia
Tuesday, 24 March 2009
Acara yang dimulai tepat pada pukul 19.00 WIB ini dibuka oleh Ferre Fariza sebagai host yang menyambut para tamu undangan dan fashion dance yang dilakukan oleh tiga orang model dengan mengenakan pakaian bertema dedaunan.
Tepuk tangan riuh terdengar saat Ferre mengajak Emka untuk naik ke panggung acara dan konfrensi pers pun dimulai.
Tumpang Tindih merupakan buku yang merespons berbagai masalah yang berjalan di luar batas normal atau kewajaran. Gaya hidup “error” yang melibatkan industri seks atau komunitas tertentu, serta lifestyle-gaul personal yang sedang “in” inilah yang diangkat oleh Emka.
Launching buku-buku Emka memang kerap memberikan sesuatu yang berbeda. Seperti halnya saat launching Tumpang Tindih ini. Selain tetap dikelilingi model-model cantik, malam itu pengunjung yang mendatangi acara tersebut juga dapat melihat penampilan Reza Bukan—komedian dan artis—saat nge-DJ.
Puncak acara ditutup dengan simbolisasi penyerahan buku Tumpang Tindih dari Antonius Riyanto—Direktur Kelompok AgroMedia kepada Moammar Emka, penulis buku Tumpang Tindih.
Monday, March 2, 2009
"SUPER DUPER" PERAWAT SEKSI

Ini masih seputar buku gue : TUMPANG TINDIH (Malem-Malem Bikin Syur) yang sekarang sudah di-display di toko-toko buku di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan kota-kota lainnya di tanah air. Seperti biasa, begitu ada buku baru, gue langsung sibuk dengan jadwal promo keliling ke beberapa kota. Yah, namanya juga “jualan”, mesti ada buzz on buzz biar yang tadinya nggak tahu, jadi tahu. Minimal, buku Tumpang Tindih kedengaran gaung-nya.
Diantara isu lifetsyle “EROR” yang ada dalam buku gue itu, ada satu bab berjudul Kanan Eror, Kiri Horny yang di dalamnya mengupas berbagai macam persoalan di dunia “pergaulan” yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan banyak orang. Mulai dari Strip & Scrub Thai Girls, Illusion Nite, Tangju Uzbek alias Tanggal Baju Uzbek, Sex Hyper Market sampai “Super Duper” Perawat Seksi.
Nah, pada tulisan Super Duper Perawat Seksi itulah, nanti bakal tergambar bagaimana bisnis hiburan di Jakarta. Tema suster ini memang tergolong unik dan nyeleneh. Dari segi tema, tingkat keunikan dan kehebohannya tidak kalah dibanding dengan :
1. Bunny Girls Party,
2. Pajamas Party,
3. Wet Wet Party,
4. Sexy-Cleopatra Party dan lain-lain.
Gambaran besarnya, pastinya “so sexy”, “so wild”….bla–bla–bla….!
Untuk lebih jelasnya, kayaknya sih, mending baca bukunya saja ya…!
Friday, February 27, 2009
TUMPANG TINDIH : OUT NOW !!

Di balik TUMPANG TINDIH, terekspos dengan blak-blakan, isu-isu lifestyle “EROR” yang sedang “in”. Mulai dari Swing 3/some Stripper, Supermarket Seks, “Lelang Cewek” of The Month, “Tiger Show” ala Thailand, Sex Machine ala Tali 16 Gaya, Cewek-Cewek “Petik Anggur”, sampai Bra 36 O, trade-mark alat vital, dan fenomena obat kuat.
Apalagi “kegilaan” dunia malam dan life-style “eror” di sana???
Semua bisa ditemukan dalam :
1. “KoloR-in-the-City”
2. “Kanan Eror, Kiri Horny”
3. “Malem-Malem Bikin Syur”
4. “Sport-Sex-tainment”
5. “Malu Bertanya Nyasar Di Ranjang”
Info lebih lanjut, klik saja :
www.emkamoammar.com
www.moammaremka.blogspot.com
www.emkamoammar.blogspot.com
Friday, February 20, 2009
TUMPANG TINDIH : Now or Never !

PRESS RELEASE
TUMPANG TINDIH (Malem-Malem Bikin Syur) merespons berbagai masalah yang berjalan di luar batas normal atau kewajaran. Persoalan gaya hidup “EROR” yang dikupas tidak saja melibatkan industri seks atau komunitas tertentu, tapi menukik pada isu-isu lifestyle personal gaul yang sedang “in”. Mulai dari Supermarket Seks, “Lelang Cewek” of The Month, “Tiger Show” ala Thailand, Sex Machine ala Tali 16 Gaya, Cewek-Cewek “Petik Anggur” sampai ke Bra 36 O, trade-mark alat vital, dan obat kuat.
Nite-life yang dikuak tidak saja Jakarta-sentris, tapi juga melebar ke Surabaya, Bandung, bahkan Bangkok, Singapura dan juga Kuala Lumpur.
Apalagi “kegilaan” dunia malam dan life-style “eror” di sana???
Temukan dalam :
1. “KoloR-in-the-City”
2. “Kanan Eror, Kiri Horny”
3. “Malem-Malem Bikin Syur”
4. “Sport-Sex-tainment”
5. “Malu Bertanya Nyasar Di Ranjang”
TUMPANG TINDIH ibarat gado-gado betawi campur pizza, sushi, dan hamburger. Anda dapat menyantapnya dari mana saja. Mau menelan dan mengunyahnya secara bersama-sama juga tidak apa-apa. Siapa tahu, citra rasa “tumpang-tindih”nya malah menimbulkan sensasi yang berbeda. Yummmmy !!!
Info lebih lanjut, klik saja :
www.emkamoammar.com
www.moammaremka.blogspot.com
www.emkamoammar.blogspot.com
Saturday, February 14, 2009
TUMPANG TINDIH (MaLeM-MaLeM BiKin SyuR)

Prolog nih ceritanya…
Mengumpulkan dan meng-update file-file yang tercecer. Itulah yang melatarbelakangi terbitnya buku ini. Coretan atau tulisan —apapun itu bentuknya, buat saya adalah sebuah ide. Makanya, ketika saya membuka-buka lagi file-lama yang tersimpan rapi di hard-disk komputer dan laptop, tiba-tiba telontar keinginan untuk menjadikannya sebagai sebuah buku.
Yang pasti, keinginan itu datang begitu saja. Awalnya, iseng-iseng saya membaca empat tulisan saya yang berjudul Bra 36#O, Mak Ero Vs Mak Irit, Nude Server Party dan L’sbian Package. Ketiga tulisan saya ini pernah dimuat di kolom Seduction With Emka di majalah Male Emporium (ME) tahun 2006. Lalu, saya mulai menggabungkannya dengan beberapa tulisan yang tercecer di beberapa folder lain.
Keranjingan menulis untuk posting di web dan blog, membawa angin segar buat gue. Paling tidak, gue bisa memuntahkan semua yang ada di kepala gue dengan bebas, entah bentuknya sekadar uneg-uneg, curhat, gosip bahkan sampai menukik pada persoalan gaya hidup yang tengah jadi tren.
Well, ternyata ada banyak banget tulisan yang berhasil saya kumpulkan. Kalau dihitung-hitung, totalnya lebih dari 40-50. Makanya, daripada terbuang dengan percuma (kok jadi inget dengan “buang tai macan” yang jadi hobi sejumlah lelaki yang biasa jajan di prostitusi), tulisan yang tercerai berai itu coba gue kawinkan dalam satu buku. Biar nggak basi, tetap [up] to [date] dan setidaknya enak untuk dinikmati sebagai bacaan ringan yang informatif –syukur-syukur inspiratif, gue melakukan tambal sulam disana-sini.
Mengapa Tumpang Tindih?
Judul itu sebenarnya muncul tanpa sengaja. Persisnya, pas gue lagi duduk di sebuah kafe di bandara Adi Sucipto-Yogyakarta bareng Happy Salma. Waktu itu, gue dan Happy kebetulan lagi ada talkshow di sebuah pameran buku yang diprakarsai Buka Buku Production di GOR Universitas Negeri Yogyakarta.
Lagi enak-enaknya menikmati sepiring mie rebus, ide untuk membuat buku bareng itu tiba-tiba nyeplos begitu saja. Tadinya, karena buku itu merupakan “silang-sahut” antara saya dan Happy terhadap segala macam persoalan yang tengah tune-in. Makanya, saya mengusulkan judul Tumpang Tindih. Sayang, dalam perjalanannya buku itu terhenti di tengah jalan. Ya, alasannya lebih karena kendala teknis : sama-sama sibuk dengan pekerjaan.
Sebagai sebuah judul, Tumpang Tindih akan merespon berbagai masalah yang berjalan di luar batas normal atau kewajaran. Fokusnya, tentu saja tidak jauh dari bidang yang saya minati : gaya hidup dan industri seks lengkap dengan segala pernak-perniknya.
Secara tema, mungkin tidak berbeda jauh dengan tiga buku saya sebelumnya : Jakarta
Undercover 1,2 dan 3. Hanya saja, dalam buku ini persoalan yang saya tulis jauh lebih variatif. Tentu saja, tidak Jakarta-sentris tapi melebar ke beberapa kota besar lainnya (di Indonesia & beberapa negara tetangga) seperti Bangkok, Singapura, Kuala Lumpur, Surabaya, Bandung dan lain-lain.
Yang tak kalah penting, persoalan gaya hidup “eror” yang saya kupas, warna-warninya jauh lebih banyak. Tidak saja melibatkan industri-seks atau komunitas tertentu tapi juga menukik pada isu-isu ‘lifestyle-gaul’ personal yang sedang “in”. Beberapa contohnya ya seperti Bra 36-O, trade-mark alat vital, obat kuat dan sebagainya…. (to be cont’d..)
So….untuk lebih jelasnya….
silahkan baca bukunya yang bakal rilis FEBRUARI 2009 !
NOTE :
1. Setelah melalui diskusi panjang, cover di atas akhirnya tidak terpilih.
2. Tagline KoloR-in-the-City berubah jadi Malem-Malem Bikin Syur.
Subscribe to:
Posts (Atom)

.jpg)