Tuesday, February 5, 2008

EXTRA LARGE, Ehmm…Apanya?



Ade Ape Dengan Mak Erot? Itu judul buku yang pernah gue tulis bareng Eddi Brokoli dan diterbitin GagasMedia tahun 2004. Kenapa bawa-bawa judul buku itu? Hehehe…karena Senin, 4 Februari 08, gue datang ke premiere Extra Large (Antara Aku, Kau & Mak Erot), written & directed by Monty Tiwa.

Secara tema sih, buku gue ama film yang bakal edar tanggal 6 Februari 08 itu nggak jauh beda. Temanya lho…secara alur, plot, dan penokohan, jelas beda banget. Nah, secara tema, ya,…bercerita seputar problem laki-laki yang punya ‘burung’ kelinci (alias kecil) dan dirasuki rasa tidak pede yang teramat sangat. Deni yang diperankan Jamie Aditya, terpaksa harus nikah dengan Vicky, seorang gadis cantik anak pejabat kaya raya. Deni terpaksa mau menikahi Vicky yang hamil 2,5 bulan untuk menolong ekonomi keluarganya yang sedang ditimpa musibah. Masalahnya, Vicky itu tipikal cewek hiperseks yang setiap saat selalu ingin dipuaskan kebutuhan biologisnya. Wuihhh….! Karena Deni burungnya kecil, pedenya langsung menciut. Bagaimana bisa melayanai Vicky sementara ukuran burungnya di bawah rata-rata?

Singkat ceritanya, dua sahabat Deni, Juno (Alex Abbad) dan Stefan (Erron Lebang), membawa Deni untuk berobat ke Mak Erot. Maka, berkunjunglah Deni, Juno dan Stefan ke rumah dukun Mak Siat (Sarah Sechan) yang mengaku sebagai keturunan langsung Mak Erot. Untuk membuktikan khasiatnya, Deni melalukan tes uji coba dengan membayar seorang ‘pecun’ bernama Intan (Francine Rosenda). Selama satu bulan, Deni dan Intan tinggal satu rumah. Berdua doang!

Bla…bla…bla…dalam sesi uji coba itu, Deni malah jatuh cinta pada Intan. Uji coba seks tidak pernah terjadi, yang ada malah benih-benih cinta mulai tumbuh di hati Deni, begitu juga Intan.

Bagaimana kelanjutan rencana pernikahan Deni & Vicky? Bagamana juga hubungan cinta Deni dan Intan? Untuk lebih jelasnya, mending nonton aja ya filmnya. Atau baca aja bukunya yang juga udah beredar di toko-toko buku. Yang pasti, hampir di sepanjang durasi film, sarat dengan adegan dan dialog yang bikin ketawa.

Well, gue cuma mau bilang : secara cerita, film itu mengibur banget. Dialog-dialog yang diciptakan Monty sangat hidup, natural dan so pasti, lucu abis. Satu catatan penting dan harus digaris bawahi : Salut buat Jamie Aditya yang dengan sukses memerankan tokoh Deni. Anjrit, man…TOP BGT!

Yang tak kalah keren adalah aktingnya Intan yang diperankan Francine Rosenda (salah eja nggak ya namanya? Hahahaha…..). Gue berani bilang : the rising star is coming lho! Mulai dari dialog, gestur tubuh sampai hal-hal yang sekecil-kecilnya : dapet banget. Salut 100% ditambah 80% untuk rambutnya Intan yang ikal panjang dan hitam (apalagi kalau pas basah kena air shower, srrrrr….).

So, sekedar saran. Kalau butuh hiburan dan ingin tertawa sejenak menghilangkan stres, tontonlah film ini.

P.S : Monty, keren, Bro. Cheers!

2 comments:

TimeToShare said...

sayang.. di Banda Aceh kagak ada Bioskop Bang.... hikzzz...@

moammaremka said...

berarti baca bukunya aja...hehehe....ama nunggu vcd nya dong.