Friday, June 27, 2008

KEBELET KAWIN




Judul itu, akhirnya jadi salah satu film yang bakal gue produksi bareng temen-temen. Secara tema sih udah OK bangets. Tinggal plot dan settingnya saja yang butuh masukan lebih banyak.

Kebelet Kawin! Gue pernah ngerasain itu ketika gue baru lulus SMA tahun 1990. Alasannya simpel : gue lagi falling in love banget ama kakak kelas gue yang umurnya 2 tahun lebih tua. Saking pengennnya, usia setahun pacaran, gue kenalin dia ke ortu, face to face. Masalahnya, dengan usia gue yang basih “bau kencur” itu apa ya mungkin kawin atau nikah?

Banyak faktor yang menyebabkan misi gue dalam rangka Kebelet Kawin itu pastinya bakal terhambat. Dan gue ngerasa, faktor yang paling utama adalah kedewasaan, masa depan dan so pasti, material.

Finally, boro-boro kejadian kawin. Pas mengutarakan niat mo menikahi si dia saja, ortu gue langsung bingung dan nggak setuju.

“Kuliahnya ntar gimana?”
“Ntar mo dikasih makan apa?”

Itu hanya dua penggal kalimat yang mengiringi batalnya niat gue untuk buru-buru kawin. Dan, sengaja gue bikin flashback dari diri gue sendiri supaya temen-temen mo nyumbang ide dan saran. Syukur-syukur yang punya pengalaman “kebelet kawin” lengkap dengan lika-likunya.

Pertanyaannya sederhana kok : alasan apa yang membuat temen-temen “kebelet kawin”?

Jawabannya, kalau nggak keberatan, boleh panjang lebar (ups! Ngarep banget!). Gue butuhin bahan-bahan itu biar storyline film Kebelet Kawin yang bakal gue bikin bisa jadi lebih keren dan berisi.

Thanks a lot, before!!!

Tuesday, June 24, 2008

Atas Nama Apa (?)

Atas nama apakah kedekatan yang membungkus hari kita selama
ini? Saat pertama kutakluk pada cintamu, aku selalu percaya
: kau yang terbaik dan terindah di hidupku. Cerita rindu
dan penantian yang setia kurajut pada barisan hari yang tak
pernah lepas dari kegelisahan, tak juga menyurutkan
jejakku.

Sampai tiga tahun berlalu dan cintaku tak juga
mengecup puncak penyatuan, aku terus saja mengasah segala
damba, untukmu. Ternyata aku salah. Hatimu tak juga
terjamah.

Sebuah sapa singkat yang kau catat pada embun
pagi yang lembab, membuatku jatuh lunglai tak berdaya.
Hatimu, satu satunya, telah kau labuhkan pada hati yang
lain, bukan aku.

Tak ada tanda yang kau jelmakan. Tak ada
sinyal yang kau gaungkan. Tak ada sepatah kata pun terucap
di bibirmu. Hanya sebaris kata dan sejuta luka yang kau
sisakan untukku.

Atas nama apakah kedekatan kita selama
ini? Begitu sederhana kau memulakan, begitu menyakitkan
kau mengakhirkan.

Tak Jera

Bersanding sepi, mempersunting hujan yang datang seketika. Sebaris hari maya tak juga usai berwujud nyata. Dibelenggu cintamu, kusergap tawa dan luka. Wajah muram durja, bersemu binar mata.

Dan aku tak jera. Kukuh berdiri di bawah guyuran air, menikmati kenangan terindah yang kupagut saat berada di dekatmu. Terlupa segala sia sia, bersemi damba
yang mengerang dicekat sang masa…

Thursday, June 19, 2008

HORNY...HoRoR NiE Yee...!!!



INILAH enaknya kalau sering ngobrol dan berdiskusi hingga larut malam. Gue, Krishto dan Mandy, sudah hampir 2 minggu ini nyaris jadi “Tiga Jagoan Kalap” yang nggak lepas dari miting ke miting dan so pasti, nongkrong di kafe buat diskusi beberapa project film yang akan diproduksi Lilipop Pictures.

Di sela-sela diskusi sambil ngupi-ngupi itulah, secara berantakan dan serampangan, di otak gue muncul begitu saja sejumlah ide cerita yang rasa-rasanya kok “oke” dan “pas” untuk dikembangkan dengan plot cerita yang lebih serius.

(1) HORNY…HOROR NIH YEEE…!!!

Ide cerita Horny misalnya, berangkat dari buku Kamus Gaul Hare Gene yang sudah gue rilis beberapa bulan lalu. Di dalam buku itu kata gaul Horny mempunyai dua arti : (1) libido sedang tinggi dan (2) Horny kepanjangan dari Horor Nih Yee. \

Namanya juga bahasa gaul. Istilah ‘horny’ itu dalam percakapan sehari-hari memang populer di kalangan anak gaul, tidak saja di kalangan ABG tapi juga remaja bahkan orang dewasa.

Karena gue pake ‘horny’ sebagai kepanjangan dari Horor Nih Yee…..maka ceritanya akan berkutat pada tema horror komedi. Ya, horor seru-seruan yang bisa bikin orang ketawa-ketiwi.

Sejumlah judul lainnya adalah :

(2) LOVING LU LONGTIME LAH (4L)

Drama cinta yang didalamnya ada cinta segi enam. Ada unsur pembauran budaya Jawa dan Cina.

(3) BELAI KIRI, TIKUNG KANAN

Cerita tipu-tipu untuk mendapatkan pacar. Tidak saja daun muda tapi juga tante-tante girang. Wuihhh…!!!

(4) MALU BERTANYA NYASAR DI RANJANG

Cerita lelaki cupu yang sok tahu dan super pede. Ketika suatu ketika ia masuk di kawasan yang dijejali kelab-kelab ‘underground’, si cupu harus menghadapi berbagai peristiwa yang belum pernah ia alami sebelumnya.

(5) DANGDUT SABA KOTA

Temanya masih seputaran dangdut. Tapi, ciri khasnya adalah cerita ini sangat “kota” banget. Kota yang sarat dengan gaya hidup metro-nya dan “kota” dalam arti “kawasan yang di dalamnya sarat dengan nitelife dan sex-entertainment.

(6) DAUN MUDA, NAIK DAUN

Cerita tentang sisi lain dari lika-liku seorang gadis muda yang mengejar karirnya di dunia hiburan.

****

Lolipop Pictures Presents



Thank’s God!

Setelah melalui rapat panjang selama tiga hari sebuah hotel di kawasan Menteng Jakarta Pusat, akhirnya gue, Krishto Damar Alam dan Mandy Marahimin sepakat untuk mengebarkan bendera Lolipop Pictures dengan sejumlah judul film yang akan “diproduksi” dan “dirilis” tahun 2008 dan 2009.

Sampai akhir tahun 2008 ini, Lolipop Pictures (tentu saja ‘join’ dengan beberapa PH) berencana menggarap setidaknya 6 film, diantaranya : Kolor4Lov3 (Datang Dengan Cinta, Pulang Dengan Kolor), Tarsan Kota, dan Belilah Aku Jadi Pacarmu.

Sementara untuk proyek di tahun 2009, ada sejumlah judul yang akan kita garap, diantaranya :

1. Tumpang Tindih
2. Jakarta Undercover #2
3. Jakarta Orchid
4. Janda Tanya, Janda Seru
5. Romi Yuli Kebelet Kawin
6. UGD ::Unit Gadun Darurat::
7. Babi Ngesot ::Datang Tak Diundang, Pulang Tak Berkutang::
8. Jodoh Di Tangan Hansip
9. In Bed With Model$
10. Suster Maria
11. Banci Tampil
12. Merinding Disko
13. Roman Keblinger
14. Belah Duren
15. Daun Muda
16. Proyek Perasaan
17. Makan Tuh Cinta!!!

Wish us luck! Semoga semua berjalan dengan lancar dan semua ide yang tertuang menjelma jadi layar lebar dan tidak terbuang percuma.